Bamsoet Dukung Konser Ed Sheeran-Tom Jones di Indonesia, Sebut Bawa Berkah Ekonomi

0
Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi PK Entertainment yang menyelenggarakan 2 konser internasional di Indonesia. Menurutnya, PK Entertainment berhasil menjadikan RI rumah yang nyaman dan aman untuk pagelaran konser musik.

Diketahui, dalam waktu dekat PK Entertainment bakal memboyong Ed Sheeran pada 2 Maret 2024 di Jakarta International Stadium (JIS), serta Tom Jones untuk menggelar konser pada 8 Maret 2024 di Grand Ballroom Hotel Mulia. Sebelumnya, PK Entertainment telah sukses mengadakan konser Coldplay di GBK.

“PK Entertainment sukses menjadikan Indonesia sebagai rumah yang nyaman bagi para musisi internasional untuk menyelenggarakan konser. Membuktikan bahwa Indonesia sangat aman. Penyelenggaraan berbagai konser tersebut juga membawa berkah bagi perekonomian nasional maupun daerah,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (22/2/2024).

Hal itu dia sampaikan usai menerima Sonu Harjani dan Kenny Harjani dari PK Entertainment, di Jakarta, Rabu (21/2).

Ketua DPR RI ke-20 ini konser Ed Sheeran di JIS akan menghadirkan panggung berkonsep 360. Ia melihat ini sebagai tantangan baru bagi PK Entertainment, untuk menciptakan pengalaman konser yang tidak terlupakan bagi penonton dengan nuansa yang berbeda dari sebelumnya.

“Jika konser Ed Sheeran untuk para kawula muda, konser Tom Jones disajikan untuk mengenang dan nostalgia bagi para generasi yang lebih senior. Tom Jones menjadi salah satu vokalis populer yang muncul dari Invasi Britania. Berkarier di dunia musik sejak tahun 1963. Terkenal saat menyanyikan lagu-lagu utamanya seperti ‘It’s Not Unusual’, ‘What’s New Pussycat’, ‘Delilah’, ‘Green, Green Grass of Home’, ‘She’s a Lady’, ‘Kiss’ dan ‘Sex Bomb’,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini berpesan kepada PK Entertainment agar ke depannya bisa tetap konsisten menghadirkan para musisi Internasional ke Indonesia. Selain untuk meningkatkan gairah industri musik dan hiburan tanah air, langkah ini juga untuk memancing semangat berkarya para musisi Tanah Air agar juga bisa menembus kancah internasional.

“Kesuksesan berbagai konser internasional tidak hanya berdampak positif bagi country branding Indonesia di mata dunia. Melainkan juga bagi perputaran ekonomi nasional. Kemenparekraf memprediksikan, perputaran uang dari konser Coldplay beberapa waktu lalu saja bisa mencapai Rp 1,2 triliun. Tersebar ke berbagai sektor seperti UMKM yang menjual cendera mata, transportasi, hingga penginapan di sekitar GBK dan sekitarnya dengan okupansi yang mencapai 100 persen,” pungkasnya.

(ega/detik)