Gojek Dorong Usaha Kecil Pempek dan Makanan di Palembang GoDigital

35

Palembang, rakyatpembaruan.com –

Gojek terus berkomitmen menjadi yang terdepan dalam mendukung dan menjadi mitra tumbuh kembang pelaku bisnis UMKM di kota Palembang untuk go digital #MelajuBersamaGojek. Menggandeng Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Sumatera Selatan dan Kantor Kecamatan Bukit Kecil, Gojek hari ini secara proaktif menjemput bola untuk membantu para pelaku bisnis makanan rumahan di Palembang memasuki pasar digital.

Kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Palembang (ASPENKU) Sumatera Selatan ini dilakukan oleh Gojek dengan mendatangi para pengusaha kue dan makanan anggota ASPENKU untuk memudahkan mereka memasuki pasar digital dengan memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha saat mendaftarkan usaha mereka melalui aplikasi GoBiz. Hal ini menjadi sebuah langkah yang strategis bagi para pelaku usaha makanan rumahan ini, terutama menjelang bulan Ramadhan. Puluhan anggota ASPENKU yang sebagian besar memiliki gerai makanan di Palembang Icon Mall ini tampak antusias saat tim Gojek menyampaikan informasi terkait GoBiz dan manfaatnya bagi bisnis mereka.

Ketua ASPENKU Sumsel, Yus Elisa atau yang akrab disapa Bunda Rayya ini memberikan apresiasi kepada Gojek yang secara proaktif membantu anggota ASPENKU untuk memasuki ranah digital dan memperluas pasar bagi pengusaha makanan rumahan. “Saat ini anggota-anggota ASPENKU sendiri masih banyak melakukan kegiatan bisnis mereka secara tradisional, masih mengandalkan bantuan jaringan rekan-rekan mereka atau promosi dari mulut ke mulut. Mungkin ada yang sudah memasuki dunia digital lewat sosial media, namun tentu saja tidak seluas kerjasama dengan Gojek yang tidak hanya membantu promosi pemasaran, namun juga mengatur keuangan sekaligus sebagai alat penerimaan pembayaran dan pengiriman. Harapannya dengan masuknya banyak anggota ASPENKU menjadi bagian dari GoFood melalui GoBiz ini bisnis kita bisa terus berkembang dan pasarnya semakin luas.”

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani,”Inisiatif menjemput bola seperti yang dilakukan Gojek  ini patut diapresiasi. Karena ini adalah sebuah bentuk komitmen nyata dari sektor swasta untuk membuka pasar bagi UMKM di Kota Palembang. Hal ini menjadi penting untuk memberikan fondasi yang kuat bagi setiap pelaku bisnis rumahan ini menghadapi berbagai situasi yang diluar dugaan seperti pandemi saat ini. Sekaligus memberi fondasi memasuki pasar pariwisata saat kondisi kembali normal.”

Pada hari yang sama, tim Gojek menyisir Lorong Pempek di Pasar 26 Ilir bersama dengan Camat Bukit Kecil, Purba Sanjaya untuk memudahkan proses pendaftaran para pengusaha pempek rumahan di lorong ini memasuki pasar digital. Puluhan kedai pempek di Lorong Pempek di kawasan ini masih menjalankan bisnisnya secara tradisional sejak puluhan tahun silam. Dengan memasuki pasar digital, diharapkan usaha pempek rumahan ini bisa semakin berkembang dengan membuka pasar yang baru melalui aplikasi digital. Selain camat, acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Camat Bukit Kecil, M. Eriardi, Lurah Talang Semut, Ricky Pratama dan Kasi Pelayanan, Untung.

Camat Bukit Kecil, Purba Sanjaya mendukung penuh upaya Gojek untuk membantu para pelaku bisnis pempek tradisional ini memasuki pasar digital. “Masuk ke dalam ranah digital melalui aplikasi yang disediakan oleh Gojek menjadi sebuah terobosan yang baik bagi pengusaha-pengusaha pempek rumahan ini. Karena saat ini ranah digital terbukti cukup kuat bertahan dalam segala situasi, termasuk pada saat pandemi. Harapannya dengan bergabung ke dalam pasar digital ini para pengusaha pempek rumahan ini tidak hanya berkembang pasarnya, namun juga semakin kokoh menghadapi berbagai situasi yang diluar dugaan seperti pandemi Covid-19 seperti saat ini. Harapan ke depan, semoga pengusaha tradisional di wilayah ini dapat bersaing dengan usaha modern saat ini dengan digitalisasi pasar,” jelas Purba.

District Head Gojek Palembang, Sahli Adrian Fauzi menyatakan bahwa upaya Gojek mendorong usaha-usaha kecil dan menengah di kota Palembang ini merupakan langkah berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan UMKM lokal. “Kami mengapresiasi semua pihak yang mendukung proses onboarding pelaku-pelaku bisnis UMKM di kota Palembang. Baik itu dari ASPENKU maupun Kantor Kecamatan Bukit Kecil. Misi Gojek dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha UMKM tetap sama, bahkan semakin kuat. Kami sadar, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Disini, Gojek memiliki peranan untuk mendukung teman-teman pelaku usaha agar terus memperoleh akses untuk go-digital, terlebih di masa pandemi ini dimana masyarakat semakin mengedepankan transaksi nontunai agar dapat meminimalisir kontak fisik langsung,” jelas Sahli.

Secara nasional, upaya Gojek dalam mendukung UMKM turut membantu ketahanan perekonomian Indonesia. Riset LD FEB UI mengungkapkan bahwa Gojek berkontribusi sebesar Rp 104,6 Triliun ke ekonomi Indonesia di tahun 2019. Menggunakan metode perhitungan PDB, nilai produksi di ekosistem Gojek setara dengan 1% PDB nasional di tahun 2019.  (adi/rp)

 

 





35 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini