GoRide Kembali Beroperasi di Palembang

0

Palembang, rakyatpembaruan.com
Layanan antar jemput penumpang (GoRide) di kota Palembang telah aktif kembali sejalan dengan Keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Diseases-19 Kota Palembang tertanggal 15 Juli 2020 Tentang Kebijakan Pemerintah Kota Untuk Aplikasi Layanan Transportasi Online Antar Jemput Penumpang. Sebelumnya, layanan GoRide dinonaktifkan oleh Gojek seiring dengan penetapan PSBB di kota Palembang sejak 21 Mei 2020 silam.

Gojek menyambut baik hal ini karena para mitra driver nantinya dapat kembali melayani transportasi bagi penumpang setelah pada penerapan PSBB dan masa transisi sebelumnya hanya melayani pengiriman barang (GoSend), pesan antar makanan (GoFood), berbelanja kebutuhan sehari-hari (GoShop), dan lain sebagainya.

Terkait hal ini Gojek saat ini menjalankan Program J3K atau Jaga Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan guna memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan di tengah pandemi global COVID-19. Inisiatif J3K ini juga merupakan upaya Gojek dalam memastikan seluruh ekosistem termasuk mitra dan pelanggan dapat tetap beraktivitas dan menjalani keseharian dengan produktif. Program ini sudah diluncurkan di Palembang sejak hari ini, Kamis 16 Juli 2020.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020 yang mewajibkan aplikator penyedia transportasi online untuk:

Menyediakan pos-pos kesehatan di beberapa tempat dengan menyediakan disinfektan, hand sanitizer dan pengukur suhu tubuh bagi mitra-mitra driver. Gojek menyediakan 5 Posko Aman Bersama Gojek di 5 wilayah berbeda di kota Palembang untuk memberikan layanan yang diwajibkan tersebut kepada para mitra.

Menyediakan penyekat antara penumpang dan pengemudi. Saat ini layanan GoRide maupun GoCar di Palembang telah menyediakan sekat pelindung antara mitra dan penumpang sebagai bagian dari Program J3K (Jaga Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan) yang diluncurkan oleh Gojek sejak 2 Juli 2020 silam.

Menyediakan tutup kepala jika memakai helm yang disediakan oleh pengemudi roda dua. Penumpang disarankan membawa helm sendiri dan melaksanakan protokol kesehatan lainnya, seperti memakai masker.
Pengemudi wajib menggunakan masker, sarung tangan, jaket lengan panjang dan membawa hand sanitizer selama menjalankan tugas.

Gojek sebagai super-app yang berupaya memberikan solusi lengkap untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat sehari-hari, telah melakukan kelima protokol yang diwajibkan oleh pemerintah tersebut, dan menambah fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek.

Gojek merupakan layanan on-demand pertama di Indonesia yang meluncurkan fitur ini. Pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mitra driver melalui aplikasi Gojek. Fitur ini tidak hanya membantu para pengguna layanan Gojek untuk merasa aman dan memastikan layanan mereka memenuhi standar kesehatan dan higienis, tetapi juga membantu para mitra driver Gojek untuk bisa bekerja dengan tenang.

Hal lain yang dilakukan oleh Gojek adalah menjalankan layanan tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery). Layanan pesan antar makanan GoFood, layanan telemedik dan pengantaran obat GoMed, serta layanan pengantaran barang GoSend, GoMart, GoShop dan GoBox tetap beroperasi melayani masyarakat selama periode masa transisi PSBB. Masyarakat dapat menggunakan layanan ini tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery.(fer)





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini