Gubernur Herman Deru Yakinkan Ratusan Buruh KHL 2021 Akan Naik

0

Palembang, rakyatpembaruan.com-
Ratusan Massa buruh dari berbagai organisasi di Sumsel melakukan aksi unjuk rasa penolakan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Selatan tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2021 di halaman kantor Gubernur Jalan Kapten Arivai, Kota Palembang, Rabu (11/11/2020).

Sebelumnya, dalam SK yang diterbitkan, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan tidak ada kenaikan UMP pada 2021. UMP akan tetap sama pada tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp 3.043.111 per bulan, dengan standar 7 jam kerja sehari atau 40 jam seminggu.

Para buruh menilai, SK UMP itu sangat merugikan buruh, di mana mereka sangat membutuhkan tunjangan hidup, ditambah lagi dalam kondisi pandemi Covid-19.

Disela sela kesibukannya sebagai Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menyempatkan diri menemui langsung massa aksi yang berorasi di halaman kantor Gubernur.

Herman Deru (HD) mengatakan, meskipun UMP tak mengalami kenaikan, namun Kebutuhan Hidup Layak (KHL) kabupaten/ kota dipastikan akan ada kenaikan.

“Tentang keinginan untuk UMR tetap ada kenaikan saya setuju. Maka dalam Pergub, terkait UMP minimal sama dengan tahun kemarin. Usulan kabupaten /kota yang tidak menaikkan (KHL) tidak aku teken. Kenaikannya harus, dengan KHL daerah tentunya variatif dan tidak sama,” kata Herman Deru.

Ia pun meminta kepada buruh untuk sabar dan menunggu hasil KHL yang akan ditetapkan awal Januari 2021.

“Tidak perlu khawatir, saya tetap bersama kalian. Selama kita hidup dalam ekosistem, antara buruh dan korporasi harus jalan seimbang. Tanpa buruh korporasi tidak bisa jalan, Buruh pun ingin perusahaannya survive dalam Covid-19. Yakinlah saya Gubernur kalian yang tidak akan meninggalkan kalian,” tutup Herman Deru.(fdr)





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini