Humas Polri Kirim 3.000 Paket Sembako dari Kapolri ke Lokasi Gempa Cianjur

0
foto ist
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kerahkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Bantuan itu berupa 3.000 paket sembako yang dibawa oleh tim Divisi Humas Polri.

“Malam ini, tepatnya pukul 19.00 WIB, kami mendistribusikan bantuan dari Bapak Kapolri untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi. Bantuan berupa paket sembako dan nonsembako,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11/2022).

Dedi menjelaskan 3.000 paket sembako terdiri dari masing-masing 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, kecap manis kemasan 250 ml, satu pack teh celup, 1 kaleng susu kental manis, 1 pack biskuit dam satu pack mie telur.


Sementara itu untuk bantuan nonsembako untuk korban gempa Cianjur, sambung Dedi, terdiri dari 1.000 helai selimut, 300 buah kasur lipat dan 4 tenda pleton.

“Ada 13 personel Divisi Humas yang mengawal distribusi bantuan ini, dan akan melakukan tugas penerangan. Di samping itu, kami harap mereka juga bisa turut serta membantu para korban di lokasi,” jelas Dedi.

Dedi kemudian menambahkan, Divisi Humas Polri juga turut serta mengajak lima wartawan dari media nasional. Dedi berharap para wartawan dapat lebih mudah mengakses lokasi bencana gempa Cianjur dan dapat memberikan informasi yang aktual dan terpercaya seputar kondisi dan upaya penanggulangan bencana gempa bumi ini.

“Kami juga memfasilitasi 5 wartawan media nasional untuk terjun langsung ke lokasi,” ucap Dedi.

Sebelumnya, Dedi menyampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Asisten Operasi (Asops) Irjen Agung Setya Imam Effendi mengeluarkan sejumlah arahan untuk membantu penanganan bencana imbas gempa Cianjur.

“Jadi sesuai dengan perintah Bapak Kapolri lewat Asops, telah diperintahkan untuk pengerahan helikopter serta awaknya dari Ditektorat Polisi Air dan Udara untuk melakukan rescue dan pencarian korban via udara,” kata Dedi sore tadi.

“Lalu kami juga mengerahkan personel Samapta, personel Biro Psikologi SSDM untuk trauma healing korban, tim medis dari Pusdokkes Polri. Bahwa kegiatan SAR (search and rescue) harus cepat,” imbuh Dedi.

Dedi menuturkan sedikitnya ada 170 personel Brimob yang dikerahkan dari Resimen II Pasukan Pelopor pascagempa terjadi.

“Pasukan ke lokasi-lokasi bencana, kemudian pengungsian dengan membawa peralatan untuk mendirikan dapur umum, tangki air bersih, toilet portable, truk, mobil double cabin, ambulans, tenda pleton, dan ratusan velbed,” papar Dedi.

Berikut rincian personel Polri yang dikerahkan dalam rangka penanggulangan bencana gempa Cianjur:

– 5 personel Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri
– 94 personel Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri
– 202 personel Korbrimob Polri dengan kualifikasi SAR
– 16 personel trauma healing dari Biro Psikologi SSDM Polri
– 3 personel Divisi Humas Polri (data terbaru 13 personel)
– 20 personel Pusdokkes Polri dan 2 ambulans

(aud/dnu/detik)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here