Jelang Rosh Hashanah, 20 Ribu Yahudi Beramai-ramai Datangi Ukraina

0
Jakarta – Lebih dari 20.000 orang Yahudi telah tiba di kota Uman, Ukraina, menjelang Rosh Hashanah, atau Tahun Baru Yahudi. Mereka tetap datang meskipun ada peringatan dari otoritas Ukraina untuk tidak melakukan perjalanan ke kota itu dikarenakan invasi Rusia yang terus berlangsung.

Setiap tahun, ribuan orang Yahudi Ortodoks datang ke Uman dari Israel dan belahan dunia lain untuk merayakan hari raya Yahudi itu. Kota Uman di Ukraina tengah merupakan salah satu tempat kelahiran gerakan Yahudi Hasid.

Perayaan kali ini akan berlangsung di tengah keamanan yang diperketat akibat perang.

“Pada pagi hari tanggal 14 September, sekitar 22.000 peziarah Hasid telah tiba di Uman, sebagian besar dari Israel, Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa,” kata kepala wilayah Cherkasy, Igor Taburets, dikutip kantor berita AFP, Kamis (14/9/2023).

“Sekitar 1.000 aparat penegak hukum akan memastikan keamanan selama perayaan. Kami menyiapkan tambahan 24 shelter. Khususnya, (kami) memasang mobile shelter dari beton,” ujarnya.

Sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina tahun lalu, Kiev telah mendesak para peziarah untuk tidak melakukan perjalanan ke Uman, yang telah menjadi sasaran serangan-serangan udara mematikan.

Pada bulan April lalu, serangan rudal Rusia terhadap sebuah blok apartemen di kota tersebut menewaskan lebih dari 20 warga sipil.

Uman telah menjadi tempat ziarah selama sekitar 200 tahun. Kota ini adalah tempat kelahiran Rabbi Nachman dari Breslov, salah satu pendiri gerakan Yahudi Hasid.

“Saat ini, situasi di Uman stabil dan terkendali. Pasukan keamanan dan pertahanan kami bekerja dalam mode yang ditingkatkan,” kata Taburets.

Dia menambahkan bahwa petugas polisi Israel sedang berpatroli di lingkungan ziarah tersebut, selain aparat penegak hukum Ukraina.

(ita/detik)