RI Tagih Investasi Malaysia di IKN, Ada Komitmen 11 Proyek

0
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemerintah terus menagih 11 komitmen investasi Malaysia di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Komitmen investasi itu juga ditagih Retno kepada Menteri Luar Malaysia Mohamad Bin Hasan.

Hari ini Hasan melakukan kunjungan ke Indonesia, bertemu secara empat mata dengan Retno sekaligus melakukan kunjungan kehormatan ke Istana Merdeka untuk menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Retno menyatakan nilai perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu yang cukup besar di kawasan Asia Tenggara. Maka hal itu harus dioptimalkan, termasuk investasi ke IKN.

“Malaysia investasinya cukup besar di beberapa bidang. Tetapi yang paling terakhir adalah pada saat Pak Anwar Ibrahim berkunjung ke Indonesia, itu ada 11 LoI untuk kerja sama dalam membangun IKN. Waktu bilateral dengan saya, saya juga sampaikan perlu segera 11 LoI ini segera diimplementasikan untuk IKN,” papar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2024).

Retno juga mengatakan dalam pertemuan Hasan dan Jokowi dibahas juga mengenai nasib pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Pemerintah Indonesia mendorong agar dibentuk segera Community Learning Center (CLC) di kawasan Semenanjung Malaysia. CLC sendiri sudah ada di Sabah dan Sarawak.

“Mengenai PMI terutama yang kami bahas adalah mengenai hak pendidikan, education bagi anak-anak PMI tersebut. Selama ini sudah ada CLC yang ada di Sabah dan Serawak, yang kita mintakan agar community learning center ini itu juga dapat diadakan di Semenanjung,” ungkap Retno.

Pihaknya juga mengingatkan kembali bahwa kedua pemimpin sudah bersepakat untuk mengadakan special bilateral mechanism yang khusus membahas mengenai masalah pekerja migran. Hal ini harus segera berjalan.

“Jadi saya ingatkan perlu agar special bilateral mechanism ini segera berjalan,” ujar Retno.

(hal/kil/detiK)





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini