Tak Bayar Jamsostek, Perusahaan Bisa Didenda 1 Milyar

0

Jakarta, rakyatpembaruan.com- BP Jamsostek mengimbau seluruh perusahaan segera melaporkan nomor rekening karyawannya agar dapat diverifikasi dalam program bantuan subsidi upah dari pemerintah pusat.

Apabila diketahui perusahaan pemberi kerja tidak membayar iuran BP Jamsostek, berpotensi akan dipidanakan oleh pemerintah.

Selanjutnya jika perusahaan memotong gaji karyawan kemudian tidak dibayarkan, maka sanksi pidana menunggu perusahaan tersebut.

Kepala Cabang BP Jamsostek Bekasi, Cikarang Achmad Fatoni menjelaskan bahwa pihaknya akan mempidanakan perusahaan yang tidak menunaikan kewajibannya membayar iuran BP Jamsostek.

Hal ini dilakukan karena sudah ada payung hukum yang mengatur kebijakan sanksi, sekaligus melindungi hak karyawan.

“Sesuai aturannya demikian, ada sanksi pidana yang mengancam, maka dari itu, pemberi kerja kami dorong untuk menyelesaikan tunggakannya. Apalagi yang sudah memotong dari payrolnya. Karyawannya yang paling menjadi korban,” tegasnya.

Hal tersebut diungkapkan Fatoni terkait dengan langkah BP Jamsostek memverifikasi nomor rekening untuk dilaporkan dalam program bantuan subsidi upah.

Sanksi yang dimaksud tertuang dalam Undang-undang 24 tahun 2011 tentang BPJS Pasal 19 ayat 1 menyatakan “bahwa pemberi kerja wajib membayar dan menyetor iuran yang menjadi tanggung jawabnya kepada BPJS”.

Selanjutnya aturan itu dikuatkan pasal 55 “pemberi kerja yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) atau ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah)”.

Berdasarkan aturan pemerintah pusat, bantuan senilai Rp 600.000 per bulan itu diberikan bagi peserta BP Jamsostek aktif, setidaknya hingga Juni 2020, dengan gaji di bawah Rp 5 juta.

Untuk itu, perusahaan diminta segera melunaskan kewajibannya untuk membantu karyawan memperoleh bantuan.(Dzikri Abdi Setia/portaljember/pikiran-rakyat)





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini